SenadHadzic (47 tahun) seorang pria asal Bosnia Herzegovina rela berjalan kaki
sejauh 5800 kilometer menuju Kota Makkah, Arab Saudi. Tujuannya sebagai seorang
muslim sama dengan penganut Islam lainnya di seluruh dunia yakni menunaikan ibadah Haji.
Situs
emirates247.com melaporkan, Senin (22/10), Hadzic diperkirakan sampai di Makkah
pekan ini. Dia berangkat dari Kota Banovici, sebelah timur laut Bosnia
Herzegovina, Desember tahun lalu. Selama perjalanannya itu dia melewati enam
negara, termasuk Turki, Yordania, dan Suriah, sebelum akhirnya memasuki Arab
Saudi.
Hadzic
sempat menjelaskan tujuannya itu di situs berbagi video Youtube. Dia mengatakan
rela berjalan kaki sampai beribu-ribu kilomater itu lantaran tidak memiliki cukup uang.
"Saya putuskan untuk berjalan kaki ke Arab saudi dengan uang Rp 2,5
juta," ujarnya.
Demi
mewujudkan semua itu dia rela tidur di masjid, sekolah, tempat umum, hingga di
rumah seseorang yang menawarkannya tempat. Ketika seseorang menanyakan apakah
dirinya tidak takut saat melewati tempat berbahaya dan rawan konflik, Hadzic
menjawab, "Kenapa harus takut jika Tuhan bersama saya,"
katanya.
Ketakutan
justru datang dari orang lain mengingatkan Hadzic untuk berhati-hati melintasi
negara mayoritas penduduknya Nasrani seperti Serbia dan Bulgaria. Mereka takut
terjadi sesuatu pada lelaki itu. Dia menjelaskan ketika sampai di Serbia orang
banyak justru keluar rumah dan memberikannya topi atau kaus kaki. Bahkan, pada
suatu hari seorang profesor asal Serbia mengundang dirinya untuk tinggal di rumahnya.
Profesor
yang menganut protestan itu menjelaskan pada Hadzic bahwa dia merupakan orang
muslim pertama yang pernah menginap di kediamannya selama hidupnya.
"Perjalanan ini memang memiliki sejuta masalah. Namun saya katakan pada
Anda jika sudah menjadi kehendak Tuhan maka saya memasuki Asia hari ini dan
Suriah. Saya tidak takut dengan mobil lapis baja atau peluru. Saya hanya takut
Tuhan, dan sesampainya di Makkah saya akan berdoa untuk kita semua," ujar
Hadzic.
Setiap
tahun seluruh umat muslim dari seluruh dunia menunaikan ibadah Haji. Islam
memang mewajibkan umatnya yang mampu secara jasmani dan rohani untuk menunaikan
rukun Islam kelima itu. Suatu kenikmatan yang sangat tak terhingga bila
kita mampu menjalankannya suatu saat nanti, amien.
